Skip to main content

Posts

naik lagi....?

Baru saja berita gembira tentang kenaikan gaji tahun 2007, eh yang lain ikutan naik . Ada gak ya hubungan / korelasi antara kenaikan gaji PNS dengan kenaikan harga barang kebutuhan pokok? Masalahnya setiap pemerintah mengadakan rencana kenaikan gaji untuk PNS, TNI dan POLRI selalu diikuti kenaikan harga pada umumnya. Dan biasanya pula jika terjadi kenaikan harga stock barang di pasaran sering habis atau menghilang.Coba bayangin harga udah naik mahal, barang ga ada, apa yang mau dibeli? Kenaikan harga barang mengacaukan semua rencana untuk tahun depan.Kayaknya untuk pembelian perabot rumah tangga belum juga bisa kontan. Seperti biasa kredit lagi kredit lagi. Memang sih kenaikannya masih kisaran 3% s.d.5% tapi sedikit banyaknya prosentas tadi telah menggerus impian untuk menikmati kenaikan gaji. Belum lagi kenaikan diterima, sudah menganggung beban kenaiakn harga.Padahal biasanya kenaikan gaji PNS tidak langsung dibayarkan, karena awal tahun saat dimana pencairan anggaran dari APBN ma...

Rp.1.000 trilyun

Siang menjelang sore kemarin saya dapat cerita bahwa "Uang Rp.100.000,- yang ada sekarang adalah uang duplikat". Berikut cerita tentang uang duplikat tersebut : Dahulu saat pemerintah Orde Baru masih berkuasa pernah memberikan order kepada pemerintah Australia untuk mencetak uang pecahan Rp.100.000,- yang jumlahnya Rp.1.000 trilyun (..ck...ck...ck..) Setelah uang itu jadi dan telah dikapalkan ke Indonesia keadaan dalam negeri sedang rame apa yang namanya REFORMASI.Sehingga uang hasil pencetakan belum sempat masuk ke Bank Indonesia.Sampai saat ini uang tersebut masih ada di tangan para Jenderal.Uang tersebut saat ini masih ada di beberapa Pelabuhan di Indonesia.Para Jenderal menahan uang tersebut sebab fee untuk mereka belum dibayarkan, sebesar 2% X Rp.1.000 trilyun, sesuai kesepakatan .Terakhir uang tersebut telah diserahkan ke pihak Bank Indonesia sejumlah Rp.50 trilyun.Sisanya masih disimpan para penguasa (para Jenderal) karena bayaran feenya tidak sesuai dengan kesepakata...

Naik...naik....

Naik? ya mulai tahun 2007 gaji Pegawai Negeri Sipil, TNI dan PLRI naik 15% .Kenaikan gaji ini telah disetujui oleh DPR yang tertuang dalam RAPBN 2007.Mungkin besaran prosntasenya terbilang kecil,tapi ya lumayan daripada tidak sama sekali.Selain kenaikan gaji mulai tahun 2007 PNS akan diberikan bantuan makan siang yang besarnya Rp.10.000,-/hari untuk 25 hari (berdasarkan info dari teman). Dengan kenaikan gaji dan tambahan uang makan diharapkan gaji PNS paling rendah tahun 2007 sebesar Rp.1.700.000,- .Semoga saja dengan adanya kenaikan gaji ini kesejahteraan PNS akan sedikit terangkat. Yang jadi permasalahan bagi saya yang "PEGEL" ini kenaikan gaji tersebut belum tentu mempertahankan dapur tetap ngebul jika tidak mencari ''sampingan".Sebab kenaikan gaji PNS biasanya diikuti oleh kenaikan harga - harga barang secara umum,dan ironisnya kenaikan harga barang biasanya lebih tinggi dari kenaikan gaji.Glek...kalo sudah begini berarti "ngobyek" jalan ter...

Enaknya Jadi PNS

Hah!!...sambil bengong manggut-manggut baca berita di Kompas hari ini, bayangkan akan ada pengurangan 100.000 orang PNS pertahun. Thus pemerintah akan stop penerimaan ujian PNS mulai tahun depan, glek! Wah khawtir juga nih bisa-bisa kena perampingan. Indonesia merupakan negara berkembang yang jumlah pengangguran yang cukup tinggi , sementara daya serap pasar tenaga kerja sangat kecil. Faktor inilah menjadi salah satu alasan orang untuk menjadi PNS. Seperti saya ini dulu punya cita-cita jadi wartawan, tapi orang tua lebih mengarahkan untuk menjadi PNS.Sebagai orang timur yang katanya menjunjung tinggi adat maka saran orang tua harus saya jalani.Setelah 6 tahun jadi PNS ternyata saran orang tua mulai saya rasakan manfaatnya.Beberapa alasan enaknya jadi PNS menurut saya antara lain : Saya tidak repot cari kerja setelah lulus (maklum saya lulusan sebuah sekolah kedinasan di daerah bintaro); Pendapatan tiap bulan udah pasti (meski masih ngobyek mempertahankan dapur tetap ngebul); Adanya ja...

wuih mudik euy.....

Wah orang Indonesia memang hebat (seperti saya...he..he...). Mudik tradisi yang dilakukan kebanyakan orang Indonesia.Untuk urusan yang satu ini apapun dilakukan. Sebab ritual yang terjadi 1 tahun sekali ini merupakan ajang untuk silaturahmi menyambung tali kasih dan persaudaraan. Kebetulan saya ini perantau, asli slawi kerja di Bogor ya jelas pasti ikut mudik.Tahun ini pertama kalinya saya mudik tidak sendiri, lebaran kali ini cinta dan nayla ikut merayakan hari raya dirumah Mbahnya. Ternyata gak ketulungan "PEGEL" seperti saya mudik butuh biaya yang benar-benar nguras dompet,ATM, sampai kas kantor.Coba bayangkan tiket bus yang hari biasa Rp.125.000 menjelang lebaran harga tiket meroket menjadi Rp.225.000 wah gila bener.....! Tapi semua pengeluaran itu terobati oleh hangatnya silaturahmi dengan keluarga, sahabat dan teman terutama nayla yang baru pertama ketemu sama semua saudara Ayahnya.

Bukan PNS

Perdana Menteri baru Jepang Shinzo Abe langsung membuat gebrakan dengan kebijkannya untuk menurunkan gajinya dan para pejabatnya, seperti diberitakan Media Indonesia Online. Andaikata Shinzo Abe itu orang Indonesia biasa seperti saya yang anggota "PEGEL" (pegawai golongan lemah) pasti tidak akan melakukan hal yang demikian.Jangankan menurunkan gaji, tiap bulan aja masih kurang sampe-sampe nyari sampingan buat tambahan agar dapur tetep ngebul. Kebijakan ini seharusnya diikuti oleh para pejabat kita dan para wakil rakyat yang terhormat.

Piutang BUMN = Piutang Negara

Kejaksaan Agung menyatakan kekayaan negara yang dipisahkan di bank pemerintah, karena kredit macet, tetap merupakan kekayaan negara.Hal ini disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusu kepada TEMPO Interaktif hari ini. Sepertinya keinginan bank bumn untuk mengurus sendiri piutang macetnya masih terganjal meski revisi PP 14 tahun 45 dan fatwa MA tentang penghapusan piutang telah menyetujinya. Pada edisi hari senin tgl 25 September 2006 juga dimuat pernyataan BPK yang menyatakan bahwa piutang bumn merupakan piutang negara. Yang menjadi perhatian adalah kenapa bank bumn terus "ngotot" untuk mengurus piutang macetnya sendiri.Sementara UU no.49 Prp Tahun 1960 tentang PUPN masih berlaku (belum dicabut).Dalam UU tersebut diatur tentang penanganan piutang negara. Kenapa sich suka bikin yang baru padahal yang sudah adakan masih bisa menanganinya??? Maksimalkan aja dulu baru kalo ada yang kurang tinggal disempurnakan. Buat kawan-kawan DJPLN yang akan reog menjadi DJKN nampakn...

mata

Mata merupakan organ yang telah terbentuk untuk mengesan cahaya . Mata yang paling ringkas hanya berfungsi mengesan sama ada keadaan sekeliling terang atau gelap. Mata yang lebih rumit berfungsi untuk memberikan deria penglihatan.(wikipedia).